Pengarang : Tomoko Ninomiya
Tokoh utama kisah Nodame Cantabile sebetulnya adalah Megumi Noda, seorang cewek yang jenius bermain piano tapi nol besar dalam sight reading (membaca not balok), karena lebih memanfaatkan pendengaran. Meskipun demikian cerita cenderung dilihat dari sudut pandang Shinichi Chiaki, cowok yang juga jenius tapi merupakan counter-attacknya Nodame baik dalam bermusik atau karakter.Chiaki, yang bercita-cita menjadi seorang konduktor, sangat perfeksionis, sombong, ambisius, dan tertata rapi. Sementara Nodame berantakan, jorok, santai, polos, ceria dan menikmati hidup apa adanya seperti musik.
Saat nasib mempertemukan mereka, Nodame jatuh cinta pada Chiaki dan Chiaki terpesona oleh kemampuan Nodame. Chemistry kedua orang ini menghasilkan kisah yang kocak. Nodame membantu Chiaki menghilangkan kekakuan sampai phobia naik pesawatnya, sementara keberadaan Chiaki memotivasi Nodame untuk lebih serius menekuni musik. Namun jangan mengira manga ini kisah komedi romans biasa. Ia lebih bercerita tentang dunia musik klasik yang digeluti dua pelajar sekolah musik itu, mulai dari Jepang sampai Perancis, dengan cara ringan dan menarik.
Gambar Tomoko Ninomiya tidak terlalu spesial. Goresannya cenderung tipis dan sama rata, tetapi background selalu digambarkan dengan baik. Terutama episode di Nodame Chiaki berada Paris. Bagi yang mengenal kota Paris, sekali lihat akan mudah merasa familiar dengan arsitektur, transportasi, pemandangan, serta suasana. Mengenai karakter, entah kenapa les Parisien digambarkan terlalu ramah disini. Satu-satunya kelemahan. Dan semakin ke depan kisah santai juga menjadi semakin serius cenderung…dewasa. Pengaruh Paris yang kota amour?
Manga Nodame Cantabile juga telah memenangkan penghargaan prestisius Kodansha Manga Award.

0 tulis komentar:
Posting Komentar